Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

LITERASI DIGITAL QUR’ANI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF MEREDUKSI HOAKS

Alamin, NurulPutri, Luqyana Azmiya
JKMS : Jurnal Ilmu Komunikasi (Sinta 4)Vol. 0 No. 05 Mei 2024
DOI10.35967/jkms.v13i1.7560

Abstrak

Tulisan ini membahas mengenai literasi digital qur’ani sebagai upaya preventif mereduksi hoaks.  Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bermitra dengan Katadata Insight Center (KIC) melakukan survei indeks literasi digital di Indonesia. Indeks Literasi Digital Indonesia tahun 2021 dengan skor sebesar 3,49 dengan skala 1 hingga 5. Statistik ini mewakili nilai rata-rata yang diperoleh dari survei yang dilakukan terhadap empat topik literasi yang secara aktif diprioritaskan oleh pemerintah yakni kompetensi media digital, budaya digital, etika digital, dan keamanan digital. Terdapat peningkatan skor sebesar 0,3 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, peningkatan ini belum signifikan karena literasi digital di Indonesia masih berada pada kategori sedikit di atas sedang. Menjelang pesta demokrasi pada 2024 nanti, hoaks politik yang berpotensi akan bermunculan di media sosial dan platform digital lain harus diwaspadai. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian library research. Hasil tulisan ini didapatkan bahwa literasi digital Qur’ani mencakup beberapa pilar yakni keterampilan digital dalam surah Az-Zumar ayat 9, etika digital dalam surah Ali ‘Imran ayat159, dan keamanan digital.

Kata Kunci

Al-Qur’anHoaksLiterasi Digital.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka JKMS : Jurnal Ilmu Komunikasi

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

LITERASI DIGITAL QUR’ANI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF MEREDUKSI HOAKS | JKMS : Jurnal Ilmu Komunikasi | Publiora