INSTAGRAM KOMUNITAS PERGERAKAN FEMINISME @NARASI_PEREMPUAN DAN UPAYA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BANJARMASIN
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan media sosial Instagram komunitas pergerakan feminisme @narasi_perempuan sebagai upaya pemberdayaan perempuan Banjarmasin. Menggunakan teori Difusi Inovasi dan Feminisme Liberal, penelitian ini membahas secara mendalam mengenai Instagram beserta fitur-fiturnya sebagai media untuk mengupayakan pemberdayaan perempuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta menggunakan teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas Narasi Perempuan mampu mengupayakan pemberdayaan perempuan di Kota Banjarmasin dengan menerapkan tahap-tahap pemberdayaan melalui media sosial Instagram. Tahap penyadaran dan pembentukan perilaku dilaksanakan dengan pemanfaatan media sosial Instagram untuk sosialisasi melalui pesan persuasif, pemberitaan isu-isu perempuan lingkup lokal serta nasional, tahap transformasi kemampuan berupa wawasan pengetahuan dilaksanakan dengan pemanfaatan fitur posting di Instagram Feeds dan Instagram Story serta Instagram Highlight, kemudian tahap peningkatan kemampuan intelektual dan keterampilan menuju kemandirian yang dilaksanakan dengan pemanfaatan fitur Instagram Live serta Instagram TV, dan kolaborasi dengan komunitas lain dan masyarakat dengan konten utama yaitu “Bakisahan” serta kegiatan reposting.Kata Kunci: Difusi Inovasi, Feminisme Liberal, Instagram, Pemberdayaan Perempuan, Pemanfaatan Media Sosial.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka JKMS : Jurnal Ilmu KomunikasiArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
