BENCANA, INFORMASI DAN KOMUNIKASI SERTA KETERLIBATAN MEDIA MASSA LOKAL DALAM MANAGEMEN` BENCANA (Studi Pendekatan Jurnalisme Bencana Di Provinsi Bengkulu)
Abstrak
Penelitian ini mengangkat konstruksi pelaku media massa terhadap peristiwa bencana. Dengan membedah konstruksi yang ada dalam pikiran wartawan dan pelaku media massa maka akan tergambar bagaimana pola pemberitaan bencana. Sebagai panduan pemberitaan bencana maka digunakan pendekatan jurnalisme bencana. Metode penelitian dirancang dengan menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus akan fokus pada pertanyaan “how” dan “why”. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, wawancara dan Fokus Group Discussion (FGD). Tehnik analisis data menggunakan Miles dan Huberman dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menemukan bahwa peristiwa bencana dianggap sebagai media event bagi jurnalis Bengkulu. Bencana dinilai dimanfaatkan menaikan minat pembaca terhadap informasi yang diberitakan. Jurnalis juga memiliki nilai sosial dalam menghasilkan berita bencana untuk mendorong pemerintah dalam tanggap memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. Model ideal penulisan berita bencana memperhatikan prabencana, saat bencana, dan pascabencana dengan mengangkat nilai positif pada masyarakat terdampak. Hal ini bertujuan agar dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana.Kata Kunci: bencana, komunikasi, media massa, informasi, jurnalisme
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka JKMS : Jurnal Ilmu KomunikasiArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
