WACANA PLURALISME DALAM BERITA PERANG AIR (CIAN CUI) DI ANTARARIAU.COM
Abstrak
Ikon pariwisata khas riau yang telah memikat mata mancanegara salah satunyafestival perang air (cian cui), festival perang air ini berawal dari permainan masyarakat kotaSelatpanjang, Kepulauan Meranti ketika imlek. Akibat moment festival yang bertepatandengan perayaan imlek banyak yang mengatakan bahwa ciancui berasala dari masyarkat Riau.Setelah sudah lebih dari 10 tahun diadakan pada tahun 2018lalu Cian Cui resmi masukkalender pariwisata nasional. Melalui kantor berita nasional melalui antarariau.compenulismengangkat wacana pluralisme dalam pemberitaan festival perang air dengan tujuan untukmengetahui struktur teks, praktik pewacanaan dan praktik sosial pada berita perang air (ciancui) dalam portal berita antarariau.com. Melalui analisis wacana Norman Fairclough dan objekdalam pemberitaan 2017 sampai 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberitaan perangair (cian cui) di antarariau.com, struktur teks dalam tujuh berita yang dianalisis mengandungunsur toleransi antar agama, suku dan etnis, keterbukaan, kesetaraan, dan persaudaraan.Wacana pluralism yang terangkum pada berita. Praktek kewacanaan tahap produksi berita diantarariau.com menentukan wacana berita untuk menyetarakan masyarakat majemukdengan mengangkat nilai positif dari unsur pluralime dan pada praktek sosial budaya yangdibentuk oleh antarariau.com menetapkan wacana pluralisme mebuat pembaca aktifmemahami bahwa perang ai ini merupakan kebudayaan khas Selatpanjang tidak ada sangkutpaut dengan suku maupun agama.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka JKMS : Jurnal Ilmu KomunikasiArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
