Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Dampak Inklusi Keuangan Digital dan Kredit UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dampak Inklusi Keuangan Digital dan Kredit UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Putri, Jovita AngelitaAdzim, Fauzul
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi (Sinta 4)Vol. 0 No. 031 Juli 2026
DOI10.62421/jibema.v4i1.676

Abstrak

Transformasi sistem pembayaran digital dan perluasan akses kredit produktif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan dua pilar strategi inklusi keuangan yang gencar didorong pemerintah dan Bank Indonesia satu dekade terakhir, namun bukti empiris mengenai kontribusi keduanya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara simultan masih terbatas, khususnya yang memperhitungkan dinamika jangka pendek dan jangka panjang secara bersamaan. Penelitian ini menganalisis pengaruh inklusi keuangan digital (diproksikan nilai transaksi uang elektronik, termasuk QRIS) dan inklusi keuangan produktif (diproksikan penyaluran kredit UMKM perbankan) terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan BI Rate sebagai variabel kontrol makroekonomi, menggunakan data kuartalan periode 2015–2025 (44 observasi) dan pendekatan Autoregressive Distributed Lag (ARDL) bounds testing. Hasil uji akar unit menunjukkan campuran ordo integrasi I(0) dan I(1) yang membenarkan penggunaan ARDL. Uji batas kointegrasi mengonfirmasi keberadaan hubungan jangka panjang yang stabil antarvariabel. Temuan menunjukkan kredit UMKM berpengaruh positif dan sangat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi baik pada jangka panjang maupun pendek, BI Rate berpengaruh negatif sebagaimana diprediksi teori, sedangkan transaksi uang elektronik belum menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik meskipun arah pengaruhnya positif. Koefisien koreksi kesalahan bersifat negatif dan signifikan, mengindikasikan proses penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang berjalan relatif cepat. Temuan ini mengimplikasikan bahwa perluasan akses kredit produktif tetap menjadi motor penggerak pertumbuhan yang lebih terbukti dibandingkan sekadar perluasan volume transaksi digital, sehingga kebijakan inklusi keuangan digital perlu diarahkan agar benar-benar bermuara pada penciptaan kapasitas produktif UMKM, bukan sekadar peningkatan volume transaksi semata.

Kata Kunci

Inklusi Keuangan DigitalKredit UMKMPertumbuhan EkonomiARDLQRIS

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Dampak Inklusi Keuangan Digital dan Kredit UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dampak Inklusi Keuangan Digital dan Kredit UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia | JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi | Publiora