Fluktuasi Aktivitas Enzim SGOT dan SGPT pada Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di RSUD Provinsi NTB
Fluctuation of SGOT and SGPT Enzyme Activity in Breast Cancer Patient Undergoing Chemotherapy at NTB Provincial Hospital
Abstrak
Kemoterapi merupakan salah satu terapi utama yang digunakan dalam penanganan kanker payudara. Meskipun efektif, pemberian kemoterapi berpotensi menimbulkan efek samping berupa hepatotoksisitas, yang terjadi akibat metabolisme obat di hati. Kondisi ini umumnya ditandai dengan peningkatan enzim SGOT dan SGPT. Pemeriksaan enzim hati penting dilakukan untuk memantau fungsi hepatoseluler selama terapi berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fluktuasi aktivitas enzim SGOT dan SGPT pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Provinsi NTB, serta menggambarkan pola perubahan nilai enzim tersebut berdasarkan frekuensi siklus kemoterapi. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive, berdasarkan data rekam medis pasien kanker payudara yang menjalani 1 sampai 6 siklus kemoterapi di RSUD Provinsi NTB selama periode Januari-Desember 2024. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan sebaran aktivitas dan rerata aktivitas SGOT dan SGPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas SGOT dan SGPT mengalami fluktuasi antar siklus kemoterapi tanpa pola peningkatan yang konsisten. Rerata SGOT dari siklus 1 sampai 6 yaitu 24, 28, 27, 30, 33, 24 IU/L, sedangkan rerata SGPT yaitu 35, 27, 29, 25, 29, dan 29 IU/L, dengan rentang nilai SGOT yaitu 13-404 IU/L dan SGPT dengan rentang 5-304 IU/L. Sebagian besar nilai enzim tetap berada dalam kisaran normal. Disimpulkan bahwa frekuensi kemoterapi tidak menunjukkan hubungan yang konsisten terhadap peningkatan aktivitas SGOT dan SGPT. Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan rutin fungsi hati pada setiap siklus kemoterapi, agar potensi hepatotoksisitas dapat terdeteksi lebih dini dan regimen terapi dapat disesuaikan dengan kondisi pasien.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Medical Laboratory NetworkArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
