Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Gambaran Hasil Pemeriksaan Telur Cacing Soil Transmitted Helminths dari Sediaan Feses dan Kuku dengan Metode Flotasi pada Pengangkut Sampah di TPS 3R Padangsambian

Description of Soil-Transmitted Helminths Egg Examination Result from Fecal and Nails Specimens Using the Flotation Method Among Waste Collectors at the 3R Temporary Waste Collection Site (TPS) in Padangsambian

Erikayani, Ni Made DwiIdayani, SriBintari, Ni Wayan Desi
Medical Laboratory Network (Sinta 3)Vol. 0 No. 01 November 2025
DOI10.31983/jlm.v7i2.13207

Abstrak

Kecacingan merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh parasit ke dalam tubuh manusia. Penularannya dapat terjadi melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi serta infiltrasi kulit dengan tanah sebagai media perantaranya. Soil Transmitted Helminths (STH) merupakan kelompok parasit cacing yang ditularkan melalui tanah dan dapat menyebabkan infeksi terutama pada kelompok masyarakat dengan kebersihan yang rendah, termasuk petugas pengangkut sampah. Diagnosis infeksi STH umumnya dilakukan melalui pemeriksaan feses, namun telur cacing juga dapat ditemukan pada kuku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan telur cacing STH dari sediaan feses dan kuku dengan metode flotasi pada petugas pengangkut sampah. Sampel diambil secara purposive sampling dari petugas pengangkut sampah di TPS 3R Padangsambian. Pengambilan sampel didasarkan atas kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Analisa data dilakukan secara desriptif dan hasil pemeriksaan disajikan dalam bentuk tabel serta dijabarkan secara naratif dengan analisis univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi dan persentase dari masing-masing variabel penelitian. Jumlah responden yang dilakukan pemeriksaan sebanyak 11 orang. Spesimen feses dan kuku diperiksa menggunakan metode flotasi di Laboratorium Parasitologi dan Mikologi STIKES Wira Medika Bali. Diperoleh hasil persentase positif infeksi telur cacing Soil Transmitted Helminths pada sediaan feses sebanyak 6 sampel (54,6%), dan persentase negatif sebanyak 5 sampel (45,5%). Pada sediaan kuku didapatkan hasil positif sebanyak 1 smpel (9,1%), dan hasil negatif sebanyak 10 sampel (90,9%). Jenis telur cacing yang ditemukan meliputi Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiuria. Pemeriksaan telur cacing pada feses lebih efektif dibandingkan kuku, namun pemeriksaan kuku juga dapat digunakan sebagai metode deteksi tambahan pada individu yang berisiko tinggi terpapar telur cacing.

Kata Kunci

FecesFlotation MethodNailSoil-Transmitted HelminthsWaste Collectors

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Medical Laboratory Network

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Gambaran Hasil Pemeriksaan Telur Cacing Soil Transmitted Helminths dari Sediaan Feses dan Kuku dengan Metode Flotasi pada Pengangkut Sampah di TPS 3R Padangsambian | Medical Laboratory Network | Publiora