Pengaruh Stabilitas Sampel Darah EDTA Terhadap Pemeriksaan Hemoglobin dan Hematokrit pada Karyawan Puskesmas Kedung II Metode Otomatis
The Effect of EDTA Blood Sample Stability on Hemoglobin and Hematocrit Examination in Kedung II Public Health Center Employees Using an Automatic Method
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stabilitas sampel darah EDTA terhadap hasil pemeriksaan hemoglobin (Hb) dan hematokrit (Ht) menggunakan metode otomatis. Sampel darah EDTA dari 38 karyawan Puskesmas Kedung II diperiksa segera (0 jam), setelah penundaan 1 jam pada suhu ruang (17-210C), dan setelah penundaan 1 jam pada suhu kulkas (2-80C). Hasil pemeriksaan dianalisis menggunakan uji Two-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam kadar hemoglobin dan hematokrit antara ketiga kondisi penyimpanan (Ï > 0,05). Rerata kadar hemoglobin pada kelompok 0 jam adalah 12,834 g/dL, 1 jam suhu ruang 12,797 g/dL, dan 1 jam suhu kulkas 12,829 g/dL. Rerata kadar hematokrit pada kelompok 0 jam adalah 38,484%, 1 jam suhu ruang 38,321%, dan 1 jam suhu kulkas 38,434%. Kesimpulan penelitian ini adalah penyimpanan sampel darah EDTA selama 1 jam, baik pada suhu ruang maupun suhu kulkas, tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil pemeriksaan hemoglobin dan hematokrit.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Medical Laboratory NetworkArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
