Korelasi Hasil Pemeriksaan Mikroskopis Sputum Basil Tahan Asam dengan Tes Cepat Molekuler (GeneXpert) pada Pasien Tuberkulosis di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus
Correlation of Results of Microscopic Examination of Acid Resistant Bacillus Sputum with Molecular Rapid Test (GeneXpert) in Tuberculosis Patients at dr. Loekmono Hadi Kudus Hospital
Abstrak
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi penyebab utama kematian global, dengan 10,6 juta kasus baru dilaporkan pada tahun 2023 oleh WHO, termasuk 450.000 kasus resistan terhadap rifampisin (RR-TB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara hasil pemeriksaan BTA dan Tes Cepat Molekuler (TCM) pada pasien TB di RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 45 pasien yang dipilih secara acak sesuai kriteria inklusi dan eksklusi selama bulan Januari 2025. Setiap pasien diperiksa menggunakan metode BTA dan TCM (GeneXpert). Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan mayoritas pasien berusia 46–65 tahun (48,8%) dan berjenis kelamin laki-laki (57,8%). Sebanyak 66,7% pasien menunjukkan hasil MTB Not Detected pada TCM, sementara 80% menunjukkan hasil negatif pada BTA. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara kedua metode (p < 0,001). Kesimpulannya, TCM lebih sensitif dibandingkan BTA dalam mendeteksi TB. Implikasi hasil ini menunjukkan perlunya peningkatan penggunaan TCM dalam skrining dan diagnosis TB untuk meningkatkan akurasi deteksi dini dan pengendalian penyebaran penyakit.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Medical Laboratory NetworkArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
