Hubungan Kadar HbA1c dengan Kadar Ureum dan Kreatinin pada Penderita Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2
Correlation Between HbA1c Levels Urea and Creatinine Levels in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus
Abstrak
Diabetes melitus (DM) adalah kondisi yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia), dimana jika kadar gula darah tidak berfungsi dengan normal akan mengakibatkan komplikasi bagi tubuh. Salah satu indikator diabetes melitus adalah tes HbA1c. kontrol glikemik yang buruk memicu timbulnya komplikasi nefropatik, yang dapat didiagnosis dengan tes ureum dan kreatinin. Studi ini bertujuan untuk memahami hubungan antara kadar HbA1c, ureum, dan kreatinin pada individu dengan diabetes tipe 2. Studi ini menggunakan desain analisis korelasi kuantitatif dengan menggunakan rancangan Cross sectional. Total responden sebanyak 48 orang yang dipilih dengan metode random sampling. Hasil pengukuran variabel yang diteliti menunjukkan kadar HbA1c tinggi sebanyak (60,4%), kadar ureum tinggi sebanyak (4,2%) dan kreatinin sebanyak (39,6%) terindikasi tinggi. Uji korelasi pearson menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara kadar HbA1c dengan kadar ureum, nilai p-value sebesar 0,006 yang mana lebih kecil dari 0,05 (0,006 < 0,05). Sedangkan hubungan antara HbA1c dengan kreatinin menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan nilai p-value sebesar 0,352.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Medical Laboratory NetworkArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
