Penggunaan Minyak Kelapa Mandar sebagai Agen Alternatif Deparafinisasi pada Pewarnaan Rutin Hematoksilin-Eosin
The Usage of Mandar Coconut Oil as an Alternative Deparaffinization Agent in Routine Staining Hematoxylin-Eosin
Abstrak
Proses deparafinisasi merupakan tahapan yang penting dalam pewarnaan preparat jaringan hematoksilin-eosin. Xylol menjadi salah satu pelarut organik yang umum digunakan sebagai agen deparafinisasi, namun memiliki banyak efek toksik. Diperlukan alternatif agen deparafinisasi yang lebih aman untuk lingkungan dan manusia, salah satunya minyak kelapa tradisional mandar (MTM). Kandungan asam laurat dalam MTM bersifat non-polar sehingga mampu melarutkan parafin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya perbedaan kualitas hasil pewarnaan preparat hepar mencit pada proses deparafinisasi menggunakan xylol dan MTM dengan pewarnaan Hematoksilin-eosin (HE). Penelitian dengan desain ekperimental menggunakan sampel preparat jaringan hepar mencit sebanyak 40 preparat, yang terbagi menjadi dua kelompok perlakuan. Data penilaian kualitas hasil pewarnaan jaringan berdasarkan warna inti, sitoplasma, dan keseragaman warna dianalisis dengan uji Man-whitney. Hasil kualitas pewarnaan preparat hepar mencit kelompok xylol dan MTM didapatkan hasil 100% kualitas baik (skor 3). Uji Man-whitney didapatkan tidak terdapat perbedaan antara kualitas hasil pewarnaan kelompok xylol dan MTM (p>0,05). Kesimpulan dari penelitian adalah minyak tradisional kelapa mandar (MTM) efektif untuk digunakan sebagai alternatif agen deparafinisasi pada pewarnaan HE.Â
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Medical Laboratory NetworkArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
