Gambaran Kadar Ureum, Asam Urat, Kreatinin, dan Albumin Pasien TB-MDR yang Mengkonsumsi OAT di RSP Dr. Ario Wirawan Salatiga
Description of Urea, Uric Acid, Creatinine, and Albumin Levels in MDR-TB Patients Taking OAT at RSP Dr. Ario Wirawan Salatiga
Abstrak
Multi Drug Resistant Tuberculosis (TB-MDR) adalah jenis tuberkulosis yang resisten terhadap dua obat antituberkulosis (OAT) lini pertama, yaitu Isoniazid dan Rifampisin. Pengobatan TB-MDR melibatkan kombinasi OAT lini pertama dan lini kedua, yang dilakukan dalam jangka waktu lama. Penggunaan obat dalam waktu lama ini dapat menyebabkan efek samping yang berdampak pada berbagai organ tubuh, terutama ginjal. Salah satu indikasi adanya gangguan fungsi ginjal adalah peningkatan kadar ureum, asam urat, kreatinin dan albumin dalam darah. Selain itu, efek samping dari obat seperti Kanamisin yang bersifat nefrotoksik dapat menyebabkan penumpukan pada tubulus proksimal ginjal, menurunkan laju filtrasi glomerulus, dan berdampak pada kadar kreatinin. Efek samping lain yang dapat timbul selama pengobatan TB-MDR adalah penurunan nafsu makan, yang menyebabkan penurunan asupan gizi, tercermin dalam kadar albumin yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar ureum, asam urat, kreatinin, dan albumin pada pasien TB-MDR yang menjalani pengobatan di Rumah Sakit Paru Ario Wirawan (RSPAW) Salatiga. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data sekunder diambil dari instalasi rekam medis periode Januari hingga Desember 2023. Penelitian ini melibatkan 28 responden, di mana 92,86% memiliki kadar ureum normal, 71,43% memiliki kadar asam urat normal, 96,43% memiliki kadar kreatinin normal, dan 78,57% memiliki kadar albumin normal. Sebagian kecil responden mengalami peningkatan kadar ureum atau asam urat, dengan beberapa variasi kombinasi kadar kreatinin dan albumin yang abnormal. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat pasien dengan kadar ureum, asam urat, kreatinin, atau albumin yang abnormal, pengobatan TB-MDR secara umum tidak secara signifikan mempengaruhi kadar ureum, asam urat, kreatinin, dan albumin pada mayoritas pasien. Namun, pemantauan rutin terhadap fungsi ginjal dan status gizi tetap diperlukan untuk mendeteksi dan mengelola efek samping yang mungkin timbul selama pengobatan jangka panjang.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Medical Laboratory NetworkArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
