Analisis Kadar Hemoglobin Perokok Aktif dan Pasif pada Lingkungan Komunitas Musik di Kota Batu
Analysis of Hemoglobin Levels in Active and Passive Smokers in The Music Community Environment of Batu City
Abstrak
Perokok aktif dan perokok pasif banyak ditemukan diseluruh dunia, ini dikarenakan pengaruh negatif yang berasal dari lingkungan sekitar sehingga menyebabkan angka kenaikan pengonsumsi rokok begitupun dengan seseorang yang terpapar asap rokok setiap hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar hemoglobin perokok aktif dan perokok pasif pada pemusik di komunitas musik Kota Batu. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 33 darah vena perokok aktif dan perokok pasif pada pemusik di komunitas musik Kota Batu. Pemeriksaan dilakukan dengan metode cyanmethomoglobin. Hasil yang ditemukan rata rata kadar hemoglobin laki laki normal nya 15,8 g/dL dengan frekuensi 9, serta tinggi 19,1 g/dL sebanyak 16 frekuensi, sedangkan untuk wanita yang normal 13,4 g/dL dengan frekuensi 3, untuk yang tinggi 15,7 g/dL dengan frekuensi 5. Hasil analisis data korelasi pearson menunjukan terdapat hubungan antara kadar hemoglobin dengan perokok aktif dan perokok pasif dengan nilai P<0,01. Perokok aktif dan perokok pasif memiliki perbedaan pada kadar hemoglobin, kadar hemoglobin tinggi didominasi oleh perokok aktif yaitu 75 % dan kadar hemoglobin normal didominasi oleh perokok pasif yaitu 54%. Berarti dapat disimpukan terdapat perbedaan kadar hemoglobin pada perokok aktif dan perokok pasif pemusik di komunitas musik Kota Batu. Sehingga saran yang tepat terhadap responden yaitu mengurangi rokok secara bertahap kemudian lebih memilih kegiatan positif lainnya daripada harus mengkonsumsi rokok setiap harinya.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Medical Laboratory NetworkArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
