Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Profil SGOT, SGPT, dan Kreatinin Pada Pasien MDR TB di RS KRMT Wongsonegoro Semarang

Profile of SGOT SGPT Kreatinine MDR TB on KRMT Wongsonegoro Hospital Semarang

Surati, SuratiKhairunnisa, AfifahSetyaji, YokiMaulana, Mochamad Rizal
Medical Laboratory Network (Sinta 3)Vol. 0 No. 01 Mei 2024
DOI10.31983/jlm.v6i1.10951

Abstrak

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis apabila tidak segera ditangani atau pengobatan yang tidak lengkap dapat mengakibatkan komplikasi yang berujung pada kematian.  Multidrugs resistant tuberculosis (MDR-TB) merupakan salah satu komplikasi dimana kuman Mycobacterium tuberculosis tidak dapat lagi dibunuh dengan beberapa Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Prevalensi kasus TB-MDR di Kota Semarang mengalami peningkatan dari 35 kasus pada tahun 2017 menjadi 79 kasus pada tahun 2018. Terapi MDR-TB membutuhkan waktu yang lebih lama, yaitu sekitar 18-24 bulan. Paparan obat yang terlalu lama dapat memengaruhi fungsi tubuh, terutama ginjal dan organ hati yang berperan dalam proses pembuangan racun dan sisa metabolisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kesehatan ginjal dan organ hati penderita TB MDR melalui parameter SGPT dan Kreatinin SGOT serta mendeskripsikannya berdasarkan usia dan rentang usia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif adeskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan total sampel sebanyak 18 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 33% (n = 6) pasien mengalami peningkatan kadar SGOT dan SGPT, sedangkan pemeriksaan kadar kreatinin menunjukkan bahwa 33% pasien mengalami masalah ginjal. Pria memiliki kadar SGOT dan SGPT upnormal sebesar 40% (n = 4) dibandingkan dengan wanita, yaitu 25% (n = 2), sedangkan kadar kreatinin upnormal pada pria adalah 40% (n = 4) sedangkan pada wanita adalah 50% (n = 8). Pasien di atas usia 46 tahun memiliki kadar SGOT SGPT dan kreatinin upnormal terbanyak, yaitu 61% (n = 4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia dan jenis kelamin berpengaruh terhadap peningkatan kadar SGT dan Kreatinin pada pasien TB-MDR.

Kata Kunci

MDR-TBKidneyLiverCreatinineSGOTSGPTMDR-TBGinjalHeparKreatininSGOTSGPT

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Medical Laboratory Network

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Profil SGOT, SGPT, dan Kreatinin Pada Pasien MDR TB di RS KRMT Wongsonegoro Semarang | Medical Laboratory Network | Publiora