Identifikasi Bakteri pada Luka Penderita Diabetes Melitus di Rumah Perawatan Luka Diabetes
Identification of Bacteria in The Wounds of Diabetic Mellitus Sufferers at Diabetic Wound Care Homes
Abstrak
Diabetes melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang terjadi karena hiperglikemia. Di Indonesia sendiri, DM mempunyai prevalensi yang relatif tinggi, hal ini dibuktikan karena Indonesia masuk kategori 10 negara teratas di dunia. Jenis penelitian yang digunakan bersifat penelitian deskriptif, yaitu mengidentifikasi bakteri dan uji sensitivitas pada luka penderita diabetes melitus dengan melakukan kultur yang di periksa secara makroskopis dan mikroskopis dengan jumlah responden yang didapatkan adalah sebanyak 17 orang dalam kurun waktu 4 minggu. Hasil penelitian ini, didapatkan prevalensi jenis-jenis bakteri yaitu (82,35%) gram negatif dan (17,65%) gram positif. Adapun gram negatif nya meliputi Proteus mirabilis (17,65%), Proteus morgani (5,88%), Citrobacter diversus (23,54%), Pseudomonas aeruginosa (11,76%), Escherichia coli (5,88%), Enterobacter agglomerans (5,88%) dan Enterobacter cloacae (11,76%). Sedangkan gram positif meliputi Staphylococcus aureus (17,65%) dengan hasil sensitivitas antibiotik yang sensitivitasnya berada di zona kuning yaitu sekitar 50-75% yaitu antibiotik ciprofloxacin dan meropenem berada dizona hijau yaitu sekitar 76-100%.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Medical Laboratory NetworkArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
