Profil Kadar Glukosa Darah Puasa dengan dan Tanpa Minum Air Putih
Profile of Fasting Blood Glucose Levels with and Without Drinking Water
Abstrak
Kadar glukosa darah dipengaruhi oleh faktor terkait pasien dan faktor laboratorium. Terdapat berbagai cara untuk mengobati glukosa darah yang mengalami peningkatan/penurunan. Konsumsi air putih membantu proses pembuangan semua racun di dalam tubuh, termasuk gula berlebih. Dalam penelitian James (2010) bahwa dengan minum air putih menyebabkan terjadinya pemecahan gula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar glukosa darah puasa dengan dan tanpa minum air putih. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 28 mahasiswi tingkat 2 TLM diperiksa kadar glukosa darah puasa menggunakan metode POCT dan mengisi kuesioner. Hasil kadar glukosa darah puasa digambarkan berdasarkan kuesioner yang telah diisi responden dalam bentuk diagram. Dari hasil pemeriksaan 28 mahasiswi, diperoleh rata-rata kadar glukosa darah dalam kondisi tanpa minum didapatkan 82,03 mg/dl, dengan kadar minimum 65 mg/dl dan kadar maksimum 97 mg/dl. Rata-rata kadar glukosa darah puasa dalam kondisi dengan minum didapatkan 78,71 mg/dl, dengan kadar minimum 69 mg/dl dan kadar maksimum 104 mg/dl. Kadar glukosa darah puasa pada responden dalam kondisi tanpa minum dan dengan minum mengalami penurunan sebanyak 4%. Terdapat penurunan kadar glukosa darah puasa pada responden dalam kondisi tanpa minum dan dengan minum air putih yang juga dipengaruhi oleh faktor aktivitas fisik, asupan makanan, obat-obatan dan kegemukan (obesitas).
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Medical Laboratory NetworkArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
