Hasil Inkompatibel pada Pemeriksaan Uji Silang Serasi
Incompatible Results on Matched Cross Test Examination
Abstrak
Pemeriksaan uji silang serasi perlu dilakukan sebelum tindakan transfusi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mencegah reaksi transfusi akibat ketidakcocokan golongan darah karena memiliki golongan darah lain atau adanya irregular antibodi. Uji silang serasi dilakukan untuk memastikan bahwa darah yang ditransfusikan aman bagi resipien. Terdapat dua hasil dalam pemeriksaan uji silang serasi yaitu kompatibel dan inkompatibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil inkompatibel pada pemeriksaan uji silang serasi di UTD PMI Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Sampel yang digunakan dalam penelitan ini berjumlah 78 sampel yang inkompatibel di UTD PMI Kabupaten Kulon Progo. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total populasi. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil menunjukan inkompatibel uji silang serasi paling banyak ditemukan pada inkompatibel minor autokontrol (96,1%) dengan frekuensi jenis kelamin laki-laki (35,9%) dan perempuan (64,1%). Golongan darah terbanyak yang mengalami inkompatibilitas yaitu golongan darah O (43,3%). Diagnosis terbanyak yaitu anemia (76,9%) dan komponen terbanyak yaitu PRC (88,4%). Tipe inkompatibel tebanyak yaitu minor autokontrol dan paling banyak ditemui pada perempuan, golongan darah O, penyakit anemia, dan komponen PRC.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Medical Laboratory NetworkArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
