Kadar Ureum Sebelum dan Sesudah Hemodialisa pada Pasien Gagal Ginjal
Ureum Levels Before and After Hemodialization in Renal Failure Patients
Abstrak
Gagal ginjal kronis merupakan suatu keadaan penurunan fungsi ginjal, dimana ginjal tidak mampu lagi mengekskresikan sisa metabolisme tubuh. Pada gagal ginjal kronis stadium akhir dibutuhkan hemodialisis untuk mengeliminasi sisa metabolisme tubuh yang menumpuk dalam darah dan menurunkan resiko kematian. Efektifitas hemodialisis dapat dilihat dari penurunan kadar ureum sesudah hemodialisis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar ureum sebelum dan sesudah hemodialisa pada pasien gagal ginjal. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif observasional dengan pengambilan data URR (Urea Reduction Ratio) yang melibatkan 130 pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli dan Oktober 2019 di unit laboratorium Rumah Sakit Islam Klaten. Hasil : Adanya penurunan kadar ureum sebelum dan sesudah hemodialisa. Dimana kadar ureum sebelum hemodialisa rata-rata 133,19 mg/dl  dan sesudah hemodialisa rata-rata  39,74 mg/dl. Simpulan : Kadar ureum pada pasien gagal ginjal sebelum hemodialisa meningkat/ tinggi bisa 2 kali atau lebih dari kadar normal, rata-rata 133,19 mg/dl. Peningkatan Kadar ureum meningkat dipengaruhi oleh bebreapa factor, antara lain jenis kelamin, usia, indikasi seperti supplement, obat-obatan dan diabetes melitus. Kadar ureum sesudah hemodialisa rata-rata 39,74 mg/dl sehingga terjadi penurunan kadar ureum sebelum dan sesudah hemodialisa 70,16%.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Medical Laboratory NetworkArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
