Gambaran Hasil Pemeriksaan HIV pada Darah Donor
Overview of HIV Test Results on Donor Blood
Abstrak
Kasus HIV pada beberapa tahun terakhir menuntut atas penanganan dari beberapa aspek secara bersamaan termasuk unit transfusi darah (UTD). HIV dapat menular melalui transfusi darah maupun produk darah lainnya. UTD PMI Kabupaten Jepara melaksanakan rekrutmen donor sukarela yang berasal dari masyarakat Jepara. Pemeriksaan HIV sebagai bagian uji saring IMLTD dilakukan untuk keamanan darah donor. Pemeriksaan HIV pada semua darah donor menggunakan metode rapid dan elisa. Hasil pemeriksaan dinyatakan dalam reaktif dan non reaktif. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan HIV darah donor di UTD PMI Kabupaten Jepara pada tahun 2019. Jenis penelitian deskriptif menggunakan catatan data pendonor di UTD PMI Kabupaten Jepara Tahun 2019. Hasil penelitian HIV reaktif sebanyak 12 darah donor (0,08%). HIV non reaktif pendonor usia <18 tahun, 18-24, 25-44, 45-59, dan usia ≥ 60 tahun secara berturut-turut adalah 9,55%, 22,39%, 51,75%, 16,01%, dan 0,21%. HIV reaktif pendonor kelompok usia 18-24, 25-44, dan 45-59 tahun sebanyak 0,034%, 0,034%, dan 0,13%. HIV non reaktif pada laki-laki 68,22% dan pada perempuan 31,70%. HIV reaktif pada laki-laki 0,067%, dan perempuan 0,013%. HIV non reaktif pada darah donor sukarela sebesar 99,779% dan donor pengganti 0,127%. HIV reaktif darah donor sukarela sebesar 0,074%, dan donor pengganti 0,007%. Uji saring HIV sangat diperlukan untuk keamanan darah karena usia, jenis kelamin dan jenis darah donor memiliki potensi HIV reaktif.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Medical Laboratory NetworkArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
