Gambaran Pemeriksaan Kadar SGOT dan SGPT pada Penderita Tuberkulosis Paru
Profile of SGOT and SGPT levels in Patients with Pulmonary Tuberculosis
Abstrak
Gangguan fungsi hati ditandai dengan meningkatnya kadar SGOT dan SGPT. Mekanisme kerusakan hati oleh OAT (Obat Anti Tuberkulosis) pada beberapa penelitian menyebutkan terjadinya hepatotoksisitas disebabkan efek langsung atau melalui produksi kompleks enzim obat yang berakibat disfungsi sel serta disfungsi membran. Hepatotoksisitas akibat OAT dapat menyebabkan cedera hati. Tujuan penelitian ntuk mengetahui gambaran pemeriksaan kadar SGOT dan SGPT pada penderita tuberkulosis paru. Jenis penelitian deskriptif menggunakan catatan data rekam medik dan data laboratorium RSUPÂ penderita TB paru pada bulan Januari-Maret 2020. Hasil penelitian diperoleh kadar SGOT normal pada laki-laki 6-33 U/L sebanyak 63,33%, dan SGOT > normal 50-66 U/L sebanyak 2,35%. Kadar SGOT normal pada perempuan 10-25 U/L sebanyak 25,88%, dan SGOT > normal perempuan 15-63 U/L sebanyak 8,24%. Kadar SGPT normal pada laki-laki 3-43 U/L sebanyak 62,35%, dan SGPT > normal 55-65 U/L sebanyak 3,53%. Kadar SGPT normal pada perempuan 7-29 U/L sebanyak 34,12%. Hepatotoksisitas berdasar kadar SGOT sebanyak 9 orang (10,59%) yaitu 2 laki-laki (lansia dan manula) dan 7 perempuan (remaja, dewasa, dan lansia). Hepatotoksisitas berdasarkan kadar SGPT sebanyak 3 orang (3,53%) pada laki-laki lansia dan manula.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Medical Laboratory NetworkArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
