Efektivitas Model Pembelajaran Problem Solving Berbasis Komputer dalam Meningkatkan Numerasi untuk Persiapan AKM Siswa Sekolah Dasar
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara siswa yang menerima perlakuan dengan pembelajaran problem solving berbasis komputer dan siswa yang menerima perlakuan dengan pembelajaran konvensional saja. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuasi eksperimen dengan desain kontrol Non-Equivalent Control Group Design. Siswa kelas V di SD Negeri 1 Karangpawitan, yang terdiri dari tiga puluh siswa sebagai kelas eksperimen dan tiga puluh siswa sebagai kelas kontrol, adalah subjek penelitian ini. Nilai pretest dan posttest menunjukkan bahwa hasil numerasi siswa baik di kelas kontrol maupun kelas eksperimen telah meningkat. Kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 19.34 atau setara dengan 28.26%, sedangkan kelas kontrol mengalami peningkatan sebesar 13.36 atau setara dengan 20.38%. Selain itu, kemampuan akhir siswa di kelas eksperimen dengan nilai rata-rata sebesar 87,80 dan rata-rata kemampuan awal siswa di kelas kontrol sebesar 78.83. Berdasarkan perhitungan N-gain, sehingga diperoleh kesimpulan bahwa model penyelesaian masalah berbasis komputer lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa untuk mempersiapkan mereka untuk AKM Sekolah Dasar. Ini karena pembelajaran di kelas eksperimen memenuhi kriteria "sangat efektif", sedangkan pembelajaran di kelas kontrol memenuhi kriteria "efektif".
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPAArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
