Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Permintaan Mahar Perkawinan Dan Stigmatisasi Negatif Terhadap Perempuan

Zulaikha, Siti
Istinbath: Jurnal Hukum (Sinta 4)Vol. 0 No. 08 Desember 2021
DOI10.32332/istinbath.v17i1.4081

Abstrak

Mahar dalam perkawinan adalah sesuatu yang diberikan berdasarkan permintaan pihak perempuan, meskipun tawar menawar tentang besaran jumlahnya kerap terjadi dan umum dilakukan, sampai dicapai kata sepakat antara kedua calon mempelai. Meskipun secara syara’ tidak ada ketentuan tentang besaran mahar, tetapi tidak ada juga batasan ukuran terkecil mahar. Hal ini menjadi menarik ketika besar kecil mahar kemudian dipersoalkan. Fakta dimasyarakat, adalah bagi perempuan yang menetapkan mahar tidak dengan besaran yang banyak, maka Perempuan itu akan dianggap baik, sebaliknya perempuan akan dipandang sebelah mata bila dinilai menentukan hak maharnya dalam jumlah besar. Seharusnya yang dilihat adalah substansi pemberian mahar, selain sebagai bentuk pernghormatan dan pemuliaan, mahar harus mulai dipandang sebagai sebuah investasi jangka panjang, artinya bila kemudian  hari dibutukan, atas seizin istri, maka mahar tersebut bisa digunakan bersama sesuai dengan ketentuan syara’.

Kata Kunci

DowryStigmatization of WomenMarriageFamily Law

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Istinbath: Jurnal Hukum

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Permintaan Mahar Perkawinan Dan Stigmatisasi Negatif Terhadap Perempuan | Istinbath: Jurnal Hukum | Publiora