Fundamentalisme Dan Radikalisme: Bentuk Penyimpangan Dari Cita Ideal Hukum Islam: (Diskursus Komprehensif Tentang Karakteristik Dan Kiprahnya)
Abstrak
Fokus artikel ini adalah eksistensi fundamentalisme dan juga radikalisme yang ditinjau dari konstruksi diskursus hukum Islam. Wacana ini muncul berdasarkan pada adanya kemungkinan penyimpangan dari cita ideal yang terkandung dalam al-Qur’an dan Hadist. Artikel ini mencoba mengurai pola dan karakteristik dari fundamentalisme dan radikalisme yang poros berbasis pada kerangka paham keagamaan. Berdasarkan penelusuran ditemukan bahwa, dari diskursus yang ada teridentifikasi potensi dan kemungkinan dari paham dan gerakan ini, untuk muncul di tengah masyarakat. Hal ini diindikasikan adanya masyarakat yang keras dalam menyampaikan pendapat terkait agama, bahkan ada yang sampai melakukan perbuatan anarkis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, penganut paham fundamentalisme dan radikalisme sangat keras di dalam menyampaikan gagasannya. Bahkan mereka tidak segan-segan melakukan tindak kekerasan dalam bentuk anarkisme. Akan tetapi, meskipun demikian mereka tetap harus diakui sebagai bagian dari komponen masyarakat. Karena pada dasarnya, gerakan radikalisme dan fundamentalisme tersebut merupakan bentuk sikap menentang Barat dan modernisme yang dianggap telah melahirkan westernisme, sekularisme, hedonisme, pragmatisme, ketidakpastian dan kehampaan hidup.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Istinbath: Jurnal HukumArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
