Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Study of the Word Rahmah in the Context of Giving Grace to Prophets and Apostles

Admizal, Iril
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah (Sinta 3)Vol. 0 No. 030 Juni 2023

Abstrak

Arabic is a very unique language among the languages ​​in the world, but between the Arabic used by humans it is very different from the language…..used by the Qur'an, because the language of the Qur’an comes from…the Divine Language so that its literary value is very high when compared to the language used by humans. And many words in the Qur'an are very interesting to study. Among them is, said رحمة (rahmah). In the Qur'an there are 114 words رحمة (rahmah). In this research, the writer will look at the mercy bestowed on the Prophet and Apostle, because the grace given to the Prophet and Apostle is not the same, so it is very interesting to study. It is a method of maudhu’i to find solutions to problems by collecting verses related to the topic. From the results of the research, it was found that the blessings bestowed on the Prophets and Messengers were different and in different contexts and not all Prophets and Apostles received Allah's grace. Among those who received these gifts were: Prophet Muhammad, Zakarya, Zulkifli, Musa, Shuaib , Ayub, Yusuf, Ismail, Lut,  Saleh, and Hud and if classified again the Prophet Muhammad was given more grace than the others where the Prophet Muhammad, was given grace starting from birth, before the apostleship and after the apostleship.   Bahasa Arab adalah Bahasa yang sangat unik diantara Bahasa-bahasa yang ada di dunia,   namun antara Bahasa Arab yang digunakan oleh manusia  sanagatlah berbeda dengan Bahasa yang digunakan al-Qur’an, karena Bahasa al-Qur’an berasal dari Bahasa Ilahi  sehingga nilai sastranya  sagat tinggi bila dibandingkan dengan Bahasa yang digunakan oleh manusia.  Dan banyak kata dalam al-Qur’an yang sangat menarik untuk dikaji. Diantaranya adalah, kata رحمة rahmah. Dalam al-Qur’an ditemukan sebanyak 114 kata   رحمة rahmah. Pada penelitian ini penulis akan melihat dari sisi rahamat yang dianugerahkan kepada Nabi dan Rasul, karena rahmat yang diberkan kepada Nabi dan Rasul tidak lah sama sehingga sangat menarik untuk dikaji.  Adaupun metode yang penulis gunakan  dalam penelitian ini adalah metode Maudhu’i,  dimana metode maudhu’i adalah metode yang berusaha mencari pemecahan masalah dengan mengumpulkan ayat-ayat yang terkait dengan  topik.  Dari hasil penelitian didapatlah  bahwa rahmat yang dianugerahkan kepada Nabi dan Rasul berbeda-beda dan dalam kontek yang berbeda-beda pula  dan tidak semua Nabi dan Rasul mendapatkan anugerah Allah  diantara yang memperoleh anugerah tersebut adalah: Nabi Muhammad,  Zakarya, zulkifli, musa, Syuaib, Ayub, Yusuf, Ismail, Luth,  Shaleh, dan Hud dan jika diklasifikasikan lagi Nabi Muhammad  diberi dianugerahi rahmat lebih dibandingkan  yang lainnya dimana Nabi Muhammad, diberi rahmat mulai dari lahir, sebelum kerasulan dan setelah kerasulan.

Kata Kunci

Study, Rahmah, Grace, Prophet and Apostle

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Study of the Word Rahmah in the Context of Giving Grace to Prophets and Apostles | Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah | Publiora