Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Citra KPK Pada Kasus Korupsi Menteri Juliari Batubara (Analisis Wacana Kritis Fairclogh)

Bungsu, Agung
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah (Sinta 3)Vol. 0 No. 031 Desember 2019

Abstrak

Korupsi yang terjadi di Indonesia seakan tak ada hentinya. Dimulai dari pejabat yang ada di lembaga legislatif, eksekutif bahkan lembaga yudikatif juga kerap terseret kasus korupsi. KPK sebagai lembaga independen dalam penanganan kasus korupsi seolah menjadi lembaga yang ditakuti dan dihindari oleh lembaga lainnya. Padahal keberadaan KPK bertujuan untuk memastikan pemerintahan yang bersih. Media sebagai corong pemerintah terkadang sering disalahgunakan untuk kepentingan politik dan korporasi, hal ini juga dilakukan dalam pemberitaan tentang KPK.  Penelitian ini akan mencoba melihat bagaimana dua media besar yang ada di Indonesia yaitu Republika dan Tempo dalam membangun konstruksi wacana. Dalam hal ini akan ditinjau bagaimana Republika dan Tempo membangun citra bagi KPK. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan metodologis dan teoritis. Pendekatan metodologis deskriptif analisis dipilih untuk dapat melihat secara teoritis analisis wacana kritis Fairclogh. Wacana yang ada dianalisis dengan tiga objek melalui (a)teks, (b) dimensi kewacanaan, (c) dimensi sosiokultural. Hasil penelitian dari ketiga objek kajian Fairclogh  menunjukkan bahwa Republika memberikan citra negatif bagi KPK sedangkan Tempo memberikan citra yang positif bagi KPK.

Kata Kunci

Citra KPKKorupsi Menteri Juliari BatubaraAnalisis Wacana Kritis Fairclogh

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Citra KPK Pada Kasus Korupsi Menteri Juliari Batubara (Analisis Wacana Kritis Fairclogh) | Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah | Publiora