Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Membangun Ecotheology Qur’ani : Reformulasi Relasi Alam dan Manusia dalam Konteks Keindonesiaan

Marjan Fadil
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah (Sinta 3)Vol. 0 No. 029 Juni 2019

Abstrak

Penelitian ini menunjukkan hakikat penting relasi manusia (makhluk) dan alam dengan mengedepankan nilai agama Islam. Komponen alam ini terdiri dari hewan, air, tanah dan udara. Prinsip ecotheology ini membangun doktrin kepedulian umat muslim terhadap lingkungan, karena lingkungan telah menjadi isu penting dan sangat mengkhawatirkan pada masa sekarang. Terdapat pedoman penting yang harus diperhatikan dalam ecotheology Qur’ani ini, yakni pilar ketauhidan, khilafah, dan akhīrah (akuntabilitas). Prinsip ini dieksplorasi dari nilai-nilai yang telah diajarkan di dalam al-Qur’an dengan mengedepankan prinsip teologi. Hasil ini diharapkan mampu mengarusutamakan kembali perhatian umat Islam terhadap alam yang telah abai dengan ciptaan Tuhan dan berdampak pada upaya umat Islam mencegah, menjaga serta melestarikan segala ciptaan Tuhan, melalui pola pikir ataupun tindakan.

Kata Kunci

ecotheologytauhidkhilafahakhīrah (accountability)

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Membangun Ecotheology Qur’ani : Reformulasi Relasi Alam dan Manusia dalam Konteks Keindonesiaan | Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah | Publiora