Maqasid al-Qur’an Perspektif Muhammad al-Ghazali
Abstrak
Kajian tentang maqashid Al-Qur’an urgen untuk dilakukan, karena dengan menguasai maqashid Al-Qur’an akan mampu mengharmonisasikan antara inti misi Al-Qur’an dengan sendi-sendi pokok kehidupan. Tulisan yang didasarkan studi kepustakaan ini berusaha mengeksplorasi metode Muhammad al-Ghazali dalam menguak maqashid Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan menggali metode yang digunakan Muhammad al-Ghazali untuk mengungkap maqasid Al-Qur’an dengan menjawab sejumlah pertanyaan sebagai berikut: Bagaimana metode Muhammad al-Ghazali dalam mengungkap maqashid Al-Qur’an? Apa saja langkah pra penelitian yang ditempuh al-Ghazali sebelum merumuskan metode maqashid Al-Qur’an? Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa al-Ghazali menawarkan lima metode untuk dapat menyingkap maqashid Al-Qur’an. Pertama, perenungan yang mendalam atas teks-teks Al-Qur’an dan mengoptimalkan akal. Kedua, penggunaan dua mekanisme sekaligus, yakni berpikir induktif dan analisis, serta melacak berbagai teks dan tanda yang menunjukkan adanya maqasid. Ketiga, pembacaan menyeluruh terhadap teks-teks wahyu sehingga tidak holistik, literal, dan sektarian. Keempat, selalu bercengkerama dengan Al-Qur’an sembari menginterogasi ayat-ayatnya untuk mengeksplorasi kedalaman maknanya. Kelima, mencurahkan kemampuan untuk memproduksi fikih realitas.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan DakwahArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
