Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Masalah Pergaulan Bebas dalam Kalangan Remaja Sekolah

Nur Najwa Solehah Binti Hasan AshaariSumadi, Siti NorhafizaSalleh, Nur AqilahIsmail, Naziera IzzatyAdenan, Nurul Ain HayatiHusin, Mohd Razimi
International Journal of Humanities, Management and Social Science (IJ-HuMaSS) (Sinta 3)Vol. 0 No. 028 Juni 2019
DOI10.36079/lamintang.ij-humass-0201.21

Abstrak

Pergaulan bebas merupakan salah satu penyakit yang melanda umat pada masa kini. Pada zaman pasca modenisasi ini, pergaulan bebas tidak lagi menjadi kudis kepada pandangan masyarakat. Selain itu, masalah pergaulan bebas ini sering menular kerana kurangnya didikan agama. Remaja bergaul bebas tanpa mengira jantina menyebabkan generasi muda yang melihatnya terpengaruh serta memberi impak negative. Oleh kerana itu, perlu dilakukan kajian mengenai masalah pergaulan bebas dalam kalangan remaja sekolah. Metodologi kajian meliputi cara, kaedah dan pendekatan yang digunakan untuk mencapai objektif dan matlamat kajian. Kesimpulan kajian ini iaitu golongan dikenali sebagai remaja ini merupakan seseorang yang berada dalam lingkungan umur 12 hingga 21 tahun yang sedang berada di dalam fasa peralihan dimana berlakunya perubahan menuju kematangan. Masalah pergaulan bebas boleh dibendung jika semua pihak termasuk agensi kerajaan atau bukan kerajaan bersama-sama berganding bahu membanteras masalah ini. Pihak utama yang perlu mengesan perkara ini ialah ibu bapa, sekolah, dan lingkungan masyarakat.   Problems of Promiscuity in School Adolescents Abstract: Promiscuity is one of the most prevalent diseases in the world today. In this post-modernization era, free socializing is no longer a staple in society's views. In addition, this problem of free socializing is often contagious due to the lack of religious education. Adolescents get along regardless of gender, and the young people who see them are influenced and negatively impacted. Therefore, there is a need to study the problem of free socializing among school-aged adolescents. The study methodology covers the methods, methods and approaches used to achieve the objectives and objectives of the study. The conclusion of this study is that people known as adolescents are between the ages of 12 and 21 who are in the transition phase of the transition to adulthood. The problem of free socializing can be avoided if all parties including government or non-government agencies work together to combat this problem. The key stakeholders in this area are parents, schools, and the community. Keyword: Student, Promiscuity, School Adolescents.

Kata Kunci

PelajarPromiscuityRemaja Sekolah

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka International Journal of Humanities, Management and Social Science (IJ-HuMaSS)

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Masalah Pergaulan Bebas dalam Kalangan Remaja Sekolah | International Journal of Humanities, Management and Social Science (IJ-HuMaSS) | Publiora