Relevansi Pendidikan Berkebudayaan untuk Pendidikan Indonesia dalam Menghadapi Era Digital
Abstrak
Salah satu fungsi dari pendidikan adalah membentuk karakter dan kepribadian bangsa. Konsep kepribadian dan nilai-nilai yang tertanam pada masyarakat merupakan suatu hal yang sangat dekat dengan kebudayaan. Oleh karena itu, aktivitas pendidikan merupakan proses internalisasi nilai-nilai kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menelisik konsep “Pendidikan yang Berkebudayaan” dari Yudi Latif dan bagaimana konsep tersebut relevan dengan tantangan yang dihadapi Indonesia pada saat ini, yakni tantangan di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi pustaka. Penelitian ini menganalisis berbagai sumber kepustakaan seperti buku dan artikel yang relevan dengan tema penelitian. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa pendidikan dan kebudayaan yang menekankan membudayakan manusia merupakan konsep yang relevan menghadapi era digital yang disruptif.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Gema WiralodraArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
