Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Autokorelasi Spasial Kasus Demam Berdarah di Kota Jambi Tahun 2020

Syukri, MuhammadNasution, Helmi SuryaniFaisal, FaisalAmir, AndyPebrianti, HennyZulfah, Syarifah
Gema Wiralodra (Sinta 4)Vol. 0 No. 031 Oktober 2022
DOI10.31943/gemawiralodra.v13i2.283

Abstrak

Demam berdarah saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang sangat penting di Kota Jambi. Jumlah kasus DBD di Kota Jambi menempati urutan pertama dari 11 kab/kota di Provinsi Jambi. Studi ini bertujuan mengidentifikasi variasi spasial kasus DBD di Kota Jambi tahun 2020. Analisis Global dan Lokal Moran Indeks digunakan dalam penelitian ini untuk memetakan wilayah hotspots dan cold spots kasus DBD. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi ekologi dengan unit analisis semua kelurahan di Kota Jambi yang berjumlah 62 kelurahan. Data kejadian DBD diperoleh dari laporan Dinas Kesehatan Kota Jambi dari Januari 2020 sampai Desember 2020 dengan jumlah total sebanyak 714 kasus. Studi ini menemukan adanya autokorelasi positif kasus DBD dengan 10 kelurahan yang masuk ke dalam area hotspots dan 9 kelurahan masuk ke dalam area cold spots.

Kata Kunci

autokorelasi spasialDBDKota Jambi

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Gema Wiralodra

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Autokorelasi Spasial Kasus Demam Berdarah di Kota Jambi Tahun 2020 | Gema Wiralodra | Publiora