Kemandirian Belajar Matematika Siswa Sekolah Menengah Pertama: Study Komparatif Berdasarkan Intervensi Model Pembelajaran
Abstrak
Kemandirian belajar membantu siswa fokus pada kegiatan kognitif yang diperlukan untuk memfasilitasi proses pemecahan masalah mereka. Namun tidak dapat dipungkiri adanya peningkatan pengakuan bahwa dalam banyak kasus, kemandirian belajar siswa cenderung rendah. Situasi ini membutuhkan strategi tertentu untuk membangkitkan kemandirian belajar siswa. Karena itu, dilakukan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan pencapaian dan peningkatan kemandirian belajar matematika siswa berdasarkan intervensi model pembelajaran. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan quasi eksperimen. Partisipan penelitian ini sebanyak 145 siswa pada dua sekolah menengah pertama di kota Kefamenanu, diantaranya 50 siswa belajar dengan model connecting, organizing, reflecting, extending dengan realistic mathematics education (CORE RME), 49 siswa belajar dengan model CORE, dan 46 siswa belajar dengan model konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar dengan model CORE RME memiliki pencapaian dan peningkatan kemandirian belajar matematika yang lebih baik dari siswa yang belajar melalui model CORE, dan model konvensional. Sedangkan perbandingan kemandirian belajar matematika antara siswa yang belajar melalui model CORE, dan model konvensional tidak terdapat perbedaan secara signifikan. Direkomendasikan agar dalam proses pembelajaran matematika di sekolah, perlu melibatkan prior knowledge siswa, real context, guided reinvention, self-development models, metacognition, self-monitoring, intertwining dan interactivity sehingga dapat mengembangkan kemandirian belajar matematika siswa.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Gema WiralodraArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
