BAGAIMANAKAH PROSES BELAJAR ANAK TUNARUNGU DAN ANAK AUTISME?: STUDI KASUS DI SALAH SATU SLB DI INDRAMAYU
Abstrak
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana proses belajar yang tepat pada anak berkebutuhan khusus, khususnya anak tunarungu dan autis. Penelitian ini dilakukan di di salah satu SLB yang adi di Indramayu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yakni pengamatan (observation), pengamatan terlibat (participant observation), dan wawancara secara mendalam (indepth interview). Analisis data yang digunakan menggunakan analisis data yang diadopsi oleh Miles and Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Setelah melakukan penelitian ini, didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan proses belajar antara anak tunarungu dan autis. Pada anak tunarungu, metode yang tepat biasanya menggunakan gambar atau objek agar mereka dapat mudah memahaminya. Akan tetapi, pada anak autis biasanya pembelajaran bukan ditekankan pada suatu materi tertentu akan tetapi lebih pada agar mereka dapat berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang lain
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Gema WiralodraArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
