Penambahan temulawak pada produktivitas telur burung puyuh (Cortunix cortunix japonica): Sebuah meta-analisis
Abstrak
Burung puyuh (Cortunix cortunix japonica) adalah salah satu jenis unggas yang banyak dibudidayakan dengan tujuan mendapatkan telur. Peningkatan atas permintaan dan konsumsi telur harus seimbang dengan adanya peningkatan produktivitas telur. Penggunaan tambahan pakan alami seperti suplemen dilakukan sebagai alternatif pakan sehat untuk meningkatkan produktivitas telur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk temulawak sebagai suplemen terhadap produktivitas telur burung puyuh. Metode yang digunakan adalah meta-analisis dengan melakukan pengumpulan artikel dan jurnal relevan. Data yang digunakan merupakan data sekunder hasil ekstraksi jurnal dan artikel yang telah dikumpulkan sebelumnya. Data kemudian dianalisis statistik untuk mengetahui beda perlakuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan bubuk temulawak sebagai suplemen tambahan pada makanan burung puyuh tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas dan kualitas telur burung puyuh bahkan ada yang menunjukkan adanya penurunan produktivitas. Hal ini dapat disebabkan karena penyerapan nutrisi dari suplemen yang belum maksimal oleh burung puyuh, dosis penambahan yang terlalu sedikit, hingga kandungan dari suplemen temulawak yang justru mengganggu kinerja fili usus burung puyuh sehingga penyerapan nutrisi tidak dapat terjadi secara maksimal. Meskipun demikian, penggunaan suplemen temulawak memiliki pengaruh terhadap nilai skor kuning telur karena kandungan kurkuminnya yang mampu meningkatkan warna pada kuning telur.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Filogeni: Jurnal Mahasiswa BiologiArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
