Voices from the Barzakh: A Sociological Reading of Refugee Suffering in Omayma Abdullah’s al-Ṭarīq 'abra al-Barzakh: Suara dari Barzakh: Pembacaan Sosiologis tentang Penderitaan Pengungsi dalam Karya Omayma Abdullah, al-Ṭarīq 'abra al-Barzakh
Abstrak
Latar Belakang: Cerita pendek sebagai salah satu karya sastra yang dapat mencerminkan realitas atau fenomena sosial. Cerita pendek " al-Ṭarīq 'abra al-Barzakh " memuat gambaran penderitaan para pengungsi Sudan yang belum banyak diketahui Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk-bentuk penderitaan para pengungsi Sudan dalam cerita pendek " al-Ṭarīq 'abra al-Barzakh " Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, menggunakan pendekatan Sosiologi Sastra yang berfokus pada perspektif karya sastra itu sendiri berdasarkan teori Wellek dan Warren. Sumber data primer diperoleh dari cerita pendek berjudul " al-Ṭarīq 'abra al-Barzakh " karya Omayma Abdullah. Metode analisis data menggunakan analisis kualitatif interaktif terhadap bagian-bagian teks seperti kata-kata dialog, kalimat, paragraf, serta narasi deskriptif cerita pendek " al-Ṭarīq 'abra al-Barzakh " yang mengandung unsur penderitaan. Pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan menyeluruh dan berulang terhadap cerita pendek untuk mengidentifikasi kutipan yang mengandung indikator penderitaan. Teknik analisis data dilakukan setelah data terkumpul melalui beberapa tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan membuat kesimpulan Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita pendek “al-Ṭarīq 'abra al-Barzakh” dapat mengambarkan bentuk-bentuk penderitaan yang dialami oleh para pengungsi Sudan. Diantara bentuk-bentuk penderitaan yang ditemukan ialah 1) Dislokasi massal dan pengungsian, 2) Kelaparan, kehausan, dan kelelahan berkepanjangan, 3) Kematian massal, 4) Kehilangan tempat tinggal, 5) Kemiskinan, 6) Keterbatasan fasilitas kesehatan. Penderitaan-penderitaan tersebut disebabkan oleh konflik berkepanjangan Sudan yang terjadi pada tahun 1956-1997. Kesimpulan dan Implikasi: Kesimpulan penelitian ini ialah cerita pendek “al-Ṭarīq 'abra al-Barzakh” dapat memperkenalkan kepada para pembaca terkait gambaran realitas berupa bentuk-bentuk penderitaan yang dialami oleh para pengungsi Sudan selama periode konflik tahun 1956-1997. Dengan ini, dapat meningkatkan kesadaran pembaca modern tentang krisis kemanusiaan yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini, bahkan konflik yang lebih baru di Sudan itu sendiri, juga sebagai penegasan kembali peran penting sastra dalam melestarikan memori kolektif dan memberikan perspektif emosional mendalam tentang krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung saat ini.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka ELOQUENCE : Journal of Foreign LanguageArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
