Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Simbolisme Sufistik dalam Musik Populer: Studi pada Lirik Lagu Noe Letto dalam Pandangan Eero Tarasti

Sufistic Symbolism in Popular Music: A Study of Noe Letto's Lyrics Through Eero Tarasti's Perspective: Simbolisme Sufi dalam Musik Populer: Studi Lirik Noe Letto Melalui Perspektif Eero Tarasti

Ida NursidaHatta Raharja
ELOQUENCE : Journal of Foreign Language (Sinta 3)Vol. 0 No. 08 Desember 2025
DOI10.58194/eloquence.v4i3.3041

Abstrak

Latar Belakang: Penelitian ini didorong oleh fenomena penggunaan lirik lagu sebagai media untuk merefleksikan perjalanan spiritual dan eksistensial komposer. Ada kebutuhan untuk memahami bagaimana simbolisme sufi diungkapkan dalam karya kreatif untuk membangun konsep diri dan hubungannya dengan Yang Transenden. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis simbolisme sufi yang muncul dalam lirik lagu Noe Letto, khususnya “Sebelum Cahaya” dan “Sandaran Hati.” Analisis ini berfokus pada cara Noe Letto merefleksikan eksistensialismenya untuk membangun konsep Dasein dan Transendensi dalam lirik, menggunakan semiotika eksistensialisme Eero Tarasti. Metode: Penelitian ini menggunakan semiotika eksistensialisme sebagai alat analisis. Pendekatan ini diterapkan untuk menganalisis data kualitatif yang bersumber dari lirik lagu karya Noe Letto, yaitu “Sebelum Cahaya” dan “Sandaran Hati”. Ia berhasil menggambarkan konsep Dasein sambil menghubungkan dirinya dengan domain transenden. Pembahasan lebih lanjut menunjukkan bahwa Noe Letto mampu memperkuat ikatan antara Tuhan dan manusia, sehingga hubungan tersebut terasa dekat dan penuh kasih sayang. Meskipun studi ini terbatas pada dua lirik lagu, temuan ini memberikan wawasan mendalam tentang mekanisme yang digunakan oleh seorang komposer. Hasil dan Pembahasan: Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Noe Letto, melalui lirik lagunya, secara efektif menggambarkan perjalanan spiritualnya sebagai seorang Sufi. Ia berhasil menggambarkan konsep Dasein sambil menghubungkan dirinya dengan domain transenden. Kesimpulan dan Implikasi: Secara keseluruhan, studi ini menegaskan bahwa proses kreatif seorang komposer merupakan sarana ekspresi diri yang unik dan autentik. Oleh karena itu, artikel ini berkontribusi pada pemahaman teoretis baru tentang signifikansi karya seorang komposer dan menawarkan metode untuk memperoleh makna eksistensial lirik lagu.

Kata Kunci

Existential SemioticsSufistic LiteratureEero TarastiNoe LettoSemiotika EksistensialismeSastra SufistikEero TarastiNoe Letto

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka ELOQUENCE : Journal of Foreign Language

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Simbolisme Sufistik dalam Musik Populer: Studi pada Lirik Lagu Noe Letto dalam Pandangan Eero Tarasti | ELOQUENCE : Journal of Foreign Language | Publiora