Nilai Pendidikan Islam dan Relevansinya dengan SDGs dalam Syair Sayid Idrus bin Salim Al-Jufri: Analisis Semiotika Roland Barthes: Nilai-Nilai Pendidikan Islam dan Pembangunan Berkelanjutan: Studi Semiotik Puisi “al-ʿIlm” Karya Sayid Idrus bin Salim Al-Jufri Melalui Kerangka Teori Roland Barthes
Islamic Educational Values and Sustainable Development: A Semiotic Study of Sayid Idrus bin Salim Al-Jufri’s Poem “al-ʿIlm” through Roland Barthes’ Framework: Nilai-Nilai Pendidikan Islam dan Pembangunan Berkelanjutan: Studi Semiotik Puisi “al-ʿIlm” Karya Sayid Idrus bin Salim Al-Jufri Melalui Kerangka Teori Roland Barthes
Abstrak
Latar Belakang: Pendidikan Islam berperan penting dalam membentuk peradaban manusia dengan mengintegrasikan pengetahuan, iman, dan moral sebagai landasan pembentukan karakter yang utuh serta transformasi sosial yang berkelanjutan Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan Islam dan relevansinya dengan Sustainable Development Goals (SDGs) sebagaimana tercermin dalam syair Sayid Idrus bin Salim Al-Jufri melalui kerangka semiotika Roland Barthes. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif-analitis dengan menerapkan tiga tingkatan analisis semiotika Barthes denotatif, konotatif, dan mitologis untuk menafsirkan makna pendidikan, moral, dan spiritual yang terkandung dalam syair terpilih karya Al-Jufri al-Ilm. Data diperoleh melalui teknik purposive sampling terhadap bait-bait syair yang paling merepresentasikan nilai-nilai pendidikan dan etika Al-Jufri. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dengan dukungan tabel analisis semiotika dan dokumentasi literatur. Analisis data dilakukan melalui empat tahap, yaitu pengumpulan, reduksi, interpretasi, dan validasi dengan triangulasi teori serta sumber untuk menjaga keabsahan hasil. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa syair-syair Al-Jufri mengandung nilai-nilai pendidikan Islam yang esensial, seperti semangat menuntut ilmu, integritas moral, tanggung jawab sosial, dan pengabdian kepada Tuhan. Nilai-nilai tersebut selaras dengan tujuan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan Bersama). Penelitian ini mengisi kesenjangan akademik dengan menghubungkan simbolisme sastra Islam klasik dengan wacana pembangunan manusia berkelanjutan. Kesimpulan dan Implikasi: Karya sastra Islam, sebagaimana syair Sayid Idrus bin Salim Al-Jufri, dapat menjadi media pendidikan berbasis nilai yang efektif dalam membentuk insan berilmu, bermoral, dan berkesadaran sosial, serta memberikan arah bagi penelitian selanjutnya tentang pendidikan Islam berkelanjutan di era modern.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka ELOQUENCE : Journal of Foreign LanguageArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
