Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Poskolonial dan Krisis Maksulinitas Dars dalam Wina 60: Analisis Babha dan Connell: Ambivalensi, Peniruan, dan Maskulinitas yang Terpinggirkan: Pembacaan Bhabha-Connell terhadap Dars di Wina 60

Ambivalence, Mimicry and Marginalized Masculinity: A Bhabha-Connell Reading of Dars in Vienna 60: Ambivalensi, Peniruan, dan Maskulinitas yang Terpinggirkan: Pembacaan Bhabha-Connell terhadap Dars di Wina 60

Amanda, SaryfaAl Anshory, Abdul Muntaqim
ELOQUENCE : Journal of Foreign Language (Sinta 3)Vol. 0 No. 03 Desember 2025
DOI10.58194/eloquence.v4i3.3026

Abstrak

Latar belakang: Benturan budaya antara timur dan barat ketika dars berkunjung ke wina pada tahun 60. Tujuan: menganalisis bentuk poskolonial dan krisis maksulinitas yang dialami oleh dars dalam novel Vienna karya Yusuf Idris. Metode: Menggunakan desain penelitian kualitatif, sumber data novel Vienna 60, populasi penelitian adalah keseluruhan teks dalam novel, sampel berupa kalimat yang mengandung unsur Poskolonial Babha dan Krisis Maskulinitas Connell, diinstrumenkan oleh peneliti sendiri, teknik pengumpulan data dengan catat dan baca dan teknik analisis data teknik Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi. Hasil dan Pembahasan: Temuan yang dididapatkan dars mengalami krisis identitas dan maskulinitas. Ambivalesi tampak ketika ia mengagumi budaya barat namun juga merasa asing. Mimikri terlihat ketika ia mencoba meniru bahasa yang digunakan orang barat. Potensi Hibridias terjadi dalam perjumpaannya dengan wanita barat. Krisis maskulinitas dialami dars terkait ras dan asal-usulnya dari timur. Kontribusi penelitian dengan cara menambahkan analisa isu gender tokoh. Kesimpulan dan Implikasi: Dars mengalami ketidaksesuain budaya yang menyebabkan ia mengalami krisis maskulinitas. Hal ini menggabarkan bagaimana migrasi antara barat dan timur bukan hanya mengalami keterasingan tetapi juga isu gender. Maka diharapkan penelitian selanjutnya memperdalam kajian poskolonial khususnya gender pada karya sastra.

Kata Kunci

Bhabha´s postcolonial theoryConnell crisis masculinityVienna 60Cultural ambivalenceGender identity crisis

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka ELOQUENCE : Journal of Foreign Language

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Poskolonial dan Krisis Maksulinitas Dars dalam Wina 60: Analisis Babha dan Connell: Ambivalensi, Peniruan, dan Maskulinitas yang Terpinggirkan: Pembacaan Bhabha-Connell terhadap Dars di Wina 60 | ELOQUENCE : Journal of Foreign Language | Publiora