Manajemen Kelas dalam Kelas Bahasa Inggris: Studi Kasus Kelas Sebelas di SMA Negeri 2 Sigi: Integrasi Marzano dan Bronfenbrenner: Studi Berperspektif Ganda tentang Pengelolaan Kelas Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing di Sulawesi Tengah
Integrating Marzano and Bronfenbrenner: A Dual-Perspective Study of EFL Classroom Management in Central Sulawesi: Integrasi Marzano dan Bronfenbrenner: Studi Berperspektif Ganda tentang Pengelolaan Kelas Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing di Sulawesi Tengah
Abstrak
ABSTRAK Latar Belakang: Manajemen kelas dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing sangat penting, tidak hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga untuk meningkatkan prestasi akademik dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Tujuan: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif untuk meneliti praktik manajemen kelas dalam context EFL, dengan fokus pada siswa kelas sebelas di SMAN 2 Sigi. Metode: Studi kasus kulatitatif ini mengumpulkan data melalui wawancara semi-struktur dengan satu guru Bahasa Inggris dan sepuluh siswa, dilengkapi dengan tinjauan dokumen. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama dalam data. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Bahasa Inggris dan siswa memiliki pemahaman positif yang sama mengenai manajemen kelas. Guru tersebut menerapkan aspek-aspek manajemen kelas secara komprehensif berdasarkan teori Marzono (2005), termasuk aturan dan prosedur, disiplin dan konsekuensi, hubungan positif antara guru dan siswa, serta kesadaran dan fleksibilitas dalam merespon dinamika kelas, yang meningkatkan kenyamanan, keterlibatan, dan motivasi siswa. Namun, hambatan seperti keterampilan bahasa Inggris yang rendah, ketidakstabilan emosi, fasilitas dan implementasi kurikulum yang kurang memadai, serta perilaku mengganggu masih terjadi, sesuai dengan teori Bronfrenbrenner (1979) mengenai pengaruh eksternal terhadap hasil belajar. Penelitian ini menutup celah pemahaman terkait implementasi teori Marzono secara local dan merupakan integrasi lebih lanjut dari teori Bronfrenbrenner dalam konteks Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing di Indonesia. Kesimpulan dan Implikasi: Implementasi manajemen kelas dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing, khususnya di kelas sebelas SMAN 2 Sigi menunjukkan bahwa guru menerapkan manajemen kelas secara terstruktur, proaktif, afektif, dan fleksibel, yang meningkatkan keterlibatan siswa serta interaksi positif dalam kelas.Temuan penelitian ini menekankan pentingnya dedikasi, fleksibilitas, dan kesadaran guru Bahasa Inggris dalam menghadapi dinamika kelas yang sering berubah, sekaligus memberikan pemahaman komprehensif mengenai praktik manajemen kelas, integrase dua teori, serta pengaruh faktor sosial, budaya, dan institusional terhadap pembelajaran bahasa Inggris.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka ELOQUENCE : Journal of Foreign LanguageArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
