Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Transformasi Pendidikan Bahasa Arab Melalui NAFIRA (Nahdlatul Raghibin Fii Lughatil Arabiyah) sebagai Program Unggulan di Pondok Pesantren Darussalam Jombang: Memperbarui Pendidikan Bahasa Arab Melalui NAFIRA (Nahdlatul Raghibin Fii Lughatil Arabiyah) sebagai Program Unggulan

Transforming Arabic Language Education through NAFIRA (Nahdlatul Raghibin Fii Lughatil Arabiyah) as a Flagship Program : Memperbarui Pendidikan Bahasa Arab Melalui NAFIRA (Nahdlatul Raghibin Fii Lughatil Arabiyah) sebagai Program Unggulan

Musyarofah, UmirulCeline, Devi RofidahAbsor, Firdaus UlulAl-Ulya, Naila Nafahatus SahariyahAbu Bakar, M. Yunus
ELOQUENCE : Journal of Foreign Language (Sinta 3)Vol. 0 No. 011 Agustus 2025
DOI10.58194/eloquence.v4i2.2714

Abstrak

Latar Belakang: Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam penguatan kompetensi bahasa Arab santri. Namun, keragaman latar belakang kemampuan santri menjadi tantangan dalam pencapaian tujuan pembelajaran bahasa Arab secara optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi kurikulum yang adaptif dan kontekstual. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program NAFIRA (Nadhirotul Raghibin Fii Lughatil Arabiyah) di Pondok Pesantren Darussalam Jombang sebagai bentuk inovasi kurikulum adaptif guna meningkatkan kompetensi bahasa Arab santri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di pesantren yang menerapkan program NAFIRA. Hasil dan Pembahasan: Program NAFIRA dirancang berdasarkan kebutuhan nyata santri dengan prinsip adaptif terhadap kemampuan yang beragam. Pelaksanaan program dilakukan secara terpadu melalui perencanaan kurikulum, pelatihan guru, evaluasi berkala, dan pengawasan pelaksanaan. Hasilnya, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan istima’, kalam, qira’ah, dan kitabah, serta memperkuat pemahaman santri terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Faktor pendukung meliputi komitmen lembaga, motivasi santri, serta sarana dan prasarana yang memadai. Sementara itu, kendala utama adalah keterbatasan tenaga profesional dan waktu belajar yang terbatas. Kesimpulan dan Implikasi: Program NAFIRA menunjukkan efektivitas sebagai kurikulum adaptif dalam pengembangan kompetensi bahasa Arab di pesantren. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan program berbasis kebutuhan dengan perencanaan matang dan manajemen pelaksanaan yang terintegrasi. Implikasi praktisnya, lembaga pesantren perlu memperkuat sumber daya manusia dan mengalokasikan waktu belajar yang proporsional untuk mendukung keberlanjutan program Kata Kunci : NAFIRA, kurikulum adaptif, bahasa Arab, pesantren, manajemen pendidikan

Kata Kunci

NAFIRAAdaptive CurriculumArabic LanguagePesantrenEducational Management

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka ELOQUENCE : Journal of Foreign Language

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Transformasi Pendidikan Bahasa Arab Melalui NAFIRA (Nahdlatul Raghibin Fii Lughatil Arabiyah) sebagai Program Unggulan di Pondok Pesantren Darussalam Jombang: Memperbarui Pendidikan Bahasa Arab Melalui NAFIRA (Nahdlatul Raghibin Fii Lughatil Arabiyah) sebagai Program Unggulan | ELOQUENCE : Journal of Foreign Language | Publiora