Scientific Knowledge Integration and Overlapping Methodological Mechanisms in the Arab-Islamic Culture Analytical- Explanatory Study.: Integrasi Pengetahuan Ilmiah dan Tumpang Tindih Mekanisme Metodologis dalam Budaya Arab-Islam: Kajian Analitis-Eksplanatori
Abstrak
Latar Belakang: Penelitian ini dimulai dari masalah spesialisasi dan konsekuensinya, yang menyebabkan fragmentasi ilmu pengetahuan, sehingga manusia kehilangan pandangan kognitif yang holistik terhadap berbagai aspek kehidupan agama dan duniawi. Hal ini bertolak belakang dengan perspektif para ilmuwan Muslim kuno dan pemahaman mendalam mereka tentang eksistensi, karena mereka memiliki mekanisme ilmiah yang terintegrasi pada masa ketika ilmu pengetahuan kognitif saling terhubung, tumpang tindih, dan terkait dengan teks Al-Qur'an. Tujuan: Makalah ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep integrasi pengetahuan dan mekanisme ilmiahnya dalam budaya Arab-Islam. Makalah ini menyoroti kontribusi para ilmuwan Muslim dalam membangun konsep ini dan perannya dalam memajukan kemajuan ilmiah sepanjang zaman, serta menghubungkannya dengan Al-Quran. Penelitian ini berfokus pada keterkaitan antara pengetahuan dan ilmu pengetahuan, integrasinya dalam melayani dan mempelajari Al-Quran melalui pendekatan ilmiah objektif yang berlandaskan pada ilmu yang diturunkan, rasional, dan linguistic. Metode: Penelitian ini didasarkan pada dua metodologi: pendekatan integratif dalam menyajikan pengetahuan penelitian menurut pola fungsional interpretatif dari serangkaian konsep ilmiah yang progresif dan saling terkait yang mencakup berbagai topik yang berhubungan dengan ilmu bahasa, ilmu akidah, dan ilmu rasional di kalangan ilmuwan Muslim, tanpa membagi pengetahuan ke dalam bidang-bidang yang terpisah. Metodologi kedua adalah pendekatan analitis, yang menganalisis masalah spesialisasi kognitif dan menyoroti kekurangannya jika dibandingkan dengan pengetahuan integratif dan holistik yang ditemukan di kalangan ilmuwan Muslim. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian mengungkapkan adanya tumpang tindih ilmiah antara mekanisme linguistik, agama, dan filsafat, yang menunjukkan adanya manfaat timbal balik dan pertukaran antara ilmu pengetahuan, baik dari segi isi maupun bentuk. Integrasi ini merupakan salah satu faktor kunci dalam pengembangan, kemajuan, dan kemakmuran semantik ilmu pengetahuan, bebas dari konflik intelektual, melayani umat manusia, serta mempermudah urusan agama dan duniawi. Kesimpulan dan Implikasi: Integrasi pengetahuan antar ilmu pengetahuan telah membangkitkan rasa ingin tahu para ilmuwan dan mereka yang tertarik pada ilmu dan pengetahuan, karena mereka menemukan dalam bidang-bidang ini sumber daya tarik yang memperkuat hasrat mereka terhadap ilmu pengetahuan dan kecintaan pada pembelajaran. Penelitian ini juga merekomendasikan untuk melakukan studi integratif baru antara ilmu yang diturunkan dan rasional dalam kajian mukjizat Quran dan penerapannya dalam realitas.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka ELOQUENCE : Journal of Foreign LanguageArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
