Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

USIA DAN GULA DARAH PUASA SEBAGAI PREDIKTOR KELEMAHAN GENGGAMAN TANGAN: STUDI MULTISENTER DI ENAM KELURAHAN DKI JAKARTA

Tjie Haming SetiadiTarumanagara UniversityAlexander Halim SantosoTarumanagara UniversityDaniel GohTarumanagara UniversityGracienneTarumanagara University
Ebers Papyrus (Sinta 4)Vol. 0 No. 013 Agustus 2026
DOI10.24912/ep.v32i1.38472

Abstrak

Kekuatan genggaman tangan merupakan indikator penting dalam menilai status fungsional dan kesehatan umum, serta menjadi salah satu komponen dalam diagnosis sarkopenia. Usia dan gangguan metabolik seperti hiperglikemia diduga berperan dalam menurunkan fungsi otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran usia dan kadar gula darah puasa sebagai prediktor kelemahan genggaman tangan pada laki-laki dewasa. Penelitian ini merupakan studi potong lintang multicenter yang melibatkan 121 laki-laki dewasa berusia ≥18 tahun di enam kelurahan wilayah DKI Jakarta. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan kadar gula darah puasa dan profil lipid menggunakan metode dry strip chemical analyzer, serta pengukuran kekuatan genggaman tangan menggunakan dynamometer digital. Analisis statistik dilakukan dengan metode Receiver Operating Characteristic (ROC) untuk menilai nilai prediktif masing-masing variabel terhadap kelemahan otot. Rerata usia responden adalah 48,06 tahun dan rerata kadar gula darah puasa 107,35 mg/dL, dengan nilai maksimum mencapai 524 mg/dL. Sebanyak 34,7% responden mengalami kelemahan genggaman tangan. Analisis ROC menunjukkan bahwa usia merupakan prediktor paling kuat (AUC = 0,763; p < 0,001), diikuti oleh kadar gula darah puasa (AUC = 0,647; p = 0,008), sedangkan parameter lipid tidak menunjukkan signifikansi (p > 0,05). Usia dan kadar gula darah puasa merupakan prediktor signifikan terhadap kelemahan genggaman tangan pada laki-laki dewasa, sehingga dapat dijadikan indikator klinis dalam deteksi dini penurunan fungsi otot. Pemeriksaan sederhana ini sebaiknya dimasukkan ke dalam skrining rutin, khususnya pada populasi usia paruh baya, guna mendukung upaya preventif terhadap gangguan muskuloskeletal.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Ebers Papyrus

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

USIA DAN GULA DARAH PUASA SEBAGAI PREDIKTOR KELEMAHAN GENGGAMAN TANGAN: STUDI MULTISENTER DI ENAM KELURAHAN DKI JAKARTA | Ebers Papyrus | Publiora