PENGARUH ADIKSI TIKTOK DENGAN GANGGUAN EMOSIONAL DAN PERILAKU REMAJA DI JELAMBAR
Abstrak
Adiksi media digital pada remaja merupakan isu kesehatan masyarakat yang semakin menonjol, terutama dengan meningkatnya penggunaan platform video pendek seperti TikTok. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat adiksi TikTok dan gangguan emosional serta perilaku pada remaja di kawasan urban Jelambar. Studi potong lintang dilakukan pada 306 remaja berusia 11–18 tahun, menggunakan TikTok Addiction Scale (TTAS) dan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk menilai dimensi adiksi dan indikator psikososial. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi signifikan antara dimensi mood modification, tolerance, conflict, withdrawal, dan relapse dengan gejala hiperaktivitas, gangguan emosional, dan masalah karakter. Skor total TTAS juga berhubungan dengan peningkatan skor kesulitan total SDQ, menegaskan bahwa adiksi TikTok berpotensi mengganggu regulasi emosi, meningkatkan impulsivitas, dan memengaruhi kemampuan penyesuaian perilaku remaja. Temuan ini mendukung pemahaman bahwa adiksi digital merupakan fenomena multidimensional yang melibatkan interaksi mekanisme neurobiologis, psikologis, dan lingkungan. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan strategi intervensi yang terarah, meliputi penguatan literasi digital, pengawasan penggunaan gawai oleh orang tua dan sekolah, pengembangan keterampilan regulasi emosi, serta penciptaan lingkungan digital yang lebih sehat bagi remaja di perkotaan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Ebers PapyrusArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
