KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA KEDOKTERAN TAHUN PERTAMA DITINJAU DARI PSYCHOLOGICAL WELL-BEING
Abstrak
Kemandirian belajar merupakan kemampuan individu untuk secara aktif dan bertanggung jawab mengelola proses pembelajarannya sendiri. Beberapa faktor seperti kesehatan mental dan kesejahteraan sosial memengaruhi kemenadirian belajar. Kesehatan mental yang baik berkaitan dengan psychological well-being, yaitu kondisi optimal fungsi psikologis individu yang mencermikan kesejahteraan mental secara holistik. Tujuan penelitian untuk menganalisis korelasi psychological well-being dengan kemandirian belajar mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional yang dilakukan pada mahasiswa tahun pertama angkatan 2024 pada bulan Desember 2024 sampai Maret 2025. Data dikumpulkan dengan kuesioner Ryff’s psychological well-being dan Self-directed learning readiness scale, kemudian dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil studi menunjukkan mayoritas responden memiliki psychological well-being yang tinggi (84 responden; 55,6%) dan kemandirian belajar yang tinggi (110 responden; 72,8%). Uji statistik Chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara psychological well-being dengan kemandirian belajar (nilai p <0,001). Semakin tinggi tingkat psychological well-being mahasiswa maka semakin tinggi tingkat kemandirian belajarnya. Hal ini mengartikan pentingnya psychological well-being dalam pengembangan kemandirian belajar mahasiswa.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Ebers PapyrusArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
