Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Menanamkan Tiga Simbolisasi Nilai Masjid pada Anak-Anak Yatim dalam Program Santunan

Mulyanti, Sri
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan (Sinta 3)Vol. 0 No. 017 Mei 2019
DOI10.21580/dms.2019.191.4151

Abstrak

Juvenile delinquency is increasing so more attention is needed from all people. Teenagers who commit naughty generally come from families with incomplete parents, who do not have a mother or father (orphans). as well as the need to consume healthy and nutritious food, and have not been facilitated to reach access to good and comprehensive education. Therefore, shared responsibility is needed as a form of social care and solidarity to find solutions to juvenile delinquency that comes from families that do not have fathers or mothers. The solution offered is in the form of activities to support orphans to meet the needs of birth, various worship activities in the mosque to hone spiritual intelligence, prayer and worship activities carried out in congregation as well as various activities in the organization of the Mosque Youth Association (IRMAS) as a form of increasing social intelligence, and the activities of cultivating fond of reading in mosque libraries as a form of strengthening intellectual intelligence. Kenakalan remaja semakin marak terjadi sehingga menjadi keprihatinan bersama. Remaja yang berbuat nakal tersebut umumnya berasal dari keluarga anak yatim. Hal ini disebabkan jiwa anak yatim kurang tersirami oleh sentuhan cinta dan kasih setelah ditinggalkan orang tua tercinta, raga anak yatim kurang terpenuhi kebutuhan untuk mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi, serta akal pikir dan akal budi anak yatim kurang terfasilitasi untuk menjangkau akses pendidikan yang baik dan komprehensif. Oleh sebab itu, perlu tanggung jawab bersama sebagai bentuk kepedulian dan kesetiakawanan sosial untuk mencarikan solusi terhadap kenakalan remaja yang berasal dari keluarga yatim tersebut. Solusi yang ditawarkan berupa kegiatan santunan anak-anak yatim untuk memenuhi kebutuhan lahir, berbagai kegiatan ibadah di masjid untuk mengasah kecerdasan spiritual, kegiatan salat dan ibadah yang dilakukan secara berjamaah serta berbagai kegiatan dalam wadah organisasi Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) sebagai bentuk peningkatan kecerdasan sosial, dan kegiatan membudayakan gemar membaca di perpustakaan masjid sebagai bentuk penguatan kecerdasan intelektual.

Kata Kunci

kenakalan remajaanak yatimsantunanmasjid

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Menanamkan Tiga Simbolisasi Nilai Masjid pada Anak-Anak Yatim dalam Program Santunan | Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan | Publiora