Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Perbandingan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa Menggunakan Model Think Pair Share dengan Model Problem Based Learning Pada Bidang Studi Sejarah Kebudayaan Islam

Dini Sri WahyuniArifmiboy ArifmiboyWedra AprisonYelfi Dewi SAndy Riski Pratama
Didaktika: Jurnal Kependidikan (Sinta 3)Vol. 0 No. 022 Februari 2025
DOI10.58230/27454312.1712

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dua model pembelajaran Think Pair Share dan Problem Based Learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII di MTsN 8 Agam. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental dan faktorial 2x2, penelitian ini melibatkan 58 siswa yang dibagi ke dalam dua kelompok: 29 siswa untuk Think Pair Share dan 29 siswa untuk Problem Based Learning. Data dikumpulkan melalui tes essay dan dianalisis dengan uji t untuk menentukan perbedaan antara kedua kelompok, dengan mempertimbangkan kemampuan awal siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa model Problem Based Learning lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dibandingkan Think Pair Share, terutama untuk siswa dengan kemampuan awal tinggi (P = 0,048). Namun, tidak ditemukan perbedaan signifikan pada siswa dengan kemampuan awal rendah (P = 0,91). Secara keseluruhan, siswa dalam kelompok Problem Based Learning memiliki skor rata-rata keterampilan berpikir kritis yang lebih tinggi (56,38) dibandingkan dengan siswa dalam kelompok Think Pair Share (45,17), dengan perbedaan signifikan antara kedua model (P = 0,03).

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Didaktika: Jurnal Kependidikan

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Perbandingan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa Menggunakan Model Think Pair Share dengan Model Problem Based Learning Pada Bidang Studi Sejarah Kebudayaan Islam | Didaktika: Jurnal Kependidikan | Publiora