Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Analisis Aspek Fisik dan Nonfisik Pembentuk Tipologi Wilayah Peri-Urban di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo

Ratika Tulus WahyuhanaUniversitas Teknologi Yogyakarta
Desa-Kota : Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Pemukiman (Sinta 3)Vol. 7 No. 1 (2025)31 Agustus 2025hal. 39-54
DOI10.20961/desa-kota.v7i2.94440.39-54

Abstrak

Kecamatan Grogol di Kabupaten Sukoharjo merupakan wilayah peri-urban Kota Surakarta. Arus urbanisasi yang semakin meningkat berdampak pada munculnya wilayah peri-urban sebagai zona transisi antara desa dan kota. Peri-urban merupakan wilayah pinggiran kota yang berkembang secara dinamis dan memiliki percampuran karakteristik desa dan kota. Percampuran karakter ini dapat diklasifikasikan dari pola pemanfaatan lahan, karakteristik demografi, ekonomi, dan ketersediaan pelayanan infrastruktur publik. Dampak urbanisasi di perkotaan memberikan hal positif melalui pertumbuhan ekonomi yang menunjang keberlanjutan masyarakat di perkotaan. Kota Surakarta merupakan salah satu kota di provinsi Jawa Tengah yang berstatus sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) dan berfungsi untuk melayani kegiatan skala internasional, nasional atau beberapa provinsi. Kota Surakarta mengalami perkembangan sangat pesat di seluruh bidang kegiatan, baik dalam bidang industri, jasa, permukiman, pendidikan, perdagangan, maupun transportasi, yang memicu perkembangan wilayah di sekitarnya yang berbatasan langsung yaitu beberapa kecamatan di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek pembentuk tipologi wilayah peri-urban berdasarkan aspek fisik dan nonfisik di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Analisis tipologi zona peri-urban menggunakan analisis spasial deskriptif dan skoring. Berdasarkan hasil rangkaian analisis, penggunaan lahan pertanian, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, dan laju pertumbuhan penduduk menunjukkan keterkaitan yang relevan dengan kondisi wilayah peri-urban dalam mencirikan karakter perkotaan dan perdesaan dengan nilai korelasi <50%. Analisis skoring menunjukkan sejumlah 7,14% atau 2 desa di wilayah Kecamatan Grogol merupakan tipologi rural peri-urban, 71,42% atau 10 desa termasuk peri-urban sekunder, dan 29,57% atau 3 desa merupakan tipologi peri-urban primer.

Kata Kunci

fisiknonfisikperi-urbanurbanisasifisiknonfisikperi-urbanurbanisasi

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Desa-Kota : Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Pemukiman

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Analisis Aspek Fisik dan Nonfisik Pembentuk Tipologi Wilayah Peri-Urban di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo | Desa-Kota : Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Pemukiman | Publiora