Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Kajian Perbandingan Daya Serap Karbon Ruang Terbuka Hijau Eksisting dan Rencana di Jalan Tol Jagorawi (STA KM 3.800–26.500)

Sri Oka RachmaditaUniversitas TrisaktiAnindita RamadhaniUniversitas TrisaktiAnita SitawatiUniversitas TrisaktiHerika TakiUniversitas Trisakti
Desa-Kota : Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Pemukiman (Sinta 3)Vol. 8 No. 1 (2026)1 Maret 2026hal. 106-118
DOI10.20961/desa-kota.v8i1.112117.106-118

Abstrak

Salah satu strategi mitigasi perubahan iklim untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, yang merupakan penyebab perubahan iklim, adalah perencanaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) berbasis carbon capture . Perencanaan RTH berbasis carbon capture dilakukan melalui penanaman vegetasi yang berdaya serap CO 2 tinggi melalui permodelan lanskap yang berwawasan ke depan untuk keberlanjutan lingkungan dan konsisten dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 13: Aksi Iklim. Berbeda dengan studi terdahulu yang umumnya menitikberatkan RTH jalan tol pada aspek estetika, penelitian ini menawarkan pendekatan baru yang berpotensi mengurangi emisi karbon di jalan tol. Integrasi penyerapan karbon ke dalam perencanaan RTH dapat memberikan manfaat mitigasi yang terukur secara karbon melalui desain lanskap. Studi ini bertujuan untuk merancang RTH Jalan Tol Jagorawi (STA KM 3.800–26.500) yang memaksimalkan kapasitas penyerapan CO ₂ . Metode analisis yang digunakan dalam studi ini terdiri dari tiga tahap, yaitu (1) perencanaan tata tanaman untuk memenuhi fungsi estetika dan ekologis, dengan menekankan pada daya serap CO 2 , (2) perhitungan kapasitas daya serap CO 2 oleh tanaman eksisting dan rencana, dan (3) estimasi emisi CO 2 dari kendaraan dalam area studi. Rencana yang diusulkan mencakup penanaman 20.383 pohon, dengan perkiraan kapasitas penyerapan sebesar 211.142,46 kg CO ₂ per hari atau naik 2,48 kali dari kapasitas penyerapan CO 2 dengan tanaman eksisting. Kesimpulan dari studi ini yaitu bahwa perencanaan RTH di wilayah studi berpotensi mengurangi emisi CO ₂ yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor secara signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa pengembangan RTH dapat berfungsi estetika sekaligus ekologis, dan menjadi strategi mitigasi yang efektif untuk perubahan iklim dengan tetap memprioritaskan aspek keselamatan jalan

Kata Kunci

carbon captureinfrastruktur hijauperubahan iklimrencana tata tanamanRuang Terbuka Hijaucarbon captureinfrastruktur hijauperubahan iklimrencana tata tanamanRuang Terbuka Hijau

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Desa-Kota : Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Pemukiman

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Kajian Perbandingan Daya Serap Karbon Ruang Terbuka Hijau Eksisting dan Rencana di Jalan Tol Jagorawi (STA KM 3.800–26.500) | Desa-Kota : Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Pemukiman | Publiora