PERAN PEMBUKTIAN MATEMATIS TERHADAP PEMGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)
Abstrak
Pembelajaran matematika di tingkat SMA masih didominasi oleh aktivitas penyelesaian soal rutin dan prosedural sehingga kemampuan berpikir kritis siswa belum berkembang secara optimal. Salah satu faktor penyebabnya adalah pembuktian matematis yang sering dipandang sekadar prosedur formal dan sulit, bukan sebagai sarana pembentukan penalaran logis dan argumentatif. Artikel ini bertujuan mengkaji peran pembuktian matematis dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data dikumpulkan melalui penelaahan literatur seperti jurnal ilmiah, artikel akademik, dan karya ilmiah relevan, kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembuktian matematis berkontribusi kuat terhadap aspek-aspek berpikir kritis, terutama analisis, evaluasi, dan penarikan kesimpulan logis melalui aktivitas penyusunan argumen dan verifikasi kebenaran pernyataan. Selain itu, kesulitan siswa dalam memahami pembuktian justru dapat memicu refleksi dan perbaikan cara bernalar sehingga turut memperkuat kemampuan berpikir kritis. Dengan demikian, pembuktian matematis berfungsi tidak hanya sebagai tuntutan kurikulum, tetapi sebagai strategi pedagogis efektif untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA secara sistematis dan berkelanjutan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka de Fermat : Jurnal Pendidikan MatematikaArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
