PENINGKATAN KEMAMPUAN GEOMETRI SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS BUDAYA ROTE
Abstrak
Pembelajaran matematika sering kali dipandang sebagai tantangan bagi siswa, terutama dalam memahami konsep-konsep abstrak seperti geometri bidang datar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa di tingkat SMP terhadap geometri bidang datar melalui metode pembelajaran berbasis budaya, dengan mengintegrasikan aksesoris adat perempuan Rote sebagai media pengajaran. Metode yang diterapkan adalah kuasi-eksperimen yang melibatkan dua kelompok siswa di SMP Negeri 1 Amanuban Tengah: kelompok eksperimen yang diajarkan menggunakan media berbasis budaya dan kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis budaya memberikan peningkatan signifikan terhadap pemahaman siswa mengenai konsep geometri bidang datar. Analisis statistik melalui uji paired t-test mengungkapkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan rata-rata skor post-test sebanyak 25,2%, sementara kelompok kontrol hanya meningkat sebesar 12,8%. Selain itu, hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa siswa dalam kelompok eksperimen lebih aktif berdiskusi dan lebih mudah memahami konsep seperti simetri, luas, dan keliling melalui pola geometris yang ditemukan dalam kain tenun dan aksesoris adat Rote. Selain meningkatkan pemahaman matematika, pembelajaran berbasis budaya ini juga memberikan dampak positif terhadap motivasi siswa dan rasa penghargaan mereka terhadap budaya lokal.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka de Fermat : Jurnal Pendidikan MatematikaArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
