Pancasila dalam Arus Kosmopolitanisme dan Liberalisme untuk Membangun Identitas Kebangsaan yang Inklusif Era Modern
Abstrak
Tujuan penulisan artikel ini membahas terkait pemahaman yang mendalam tentang tiga paham filsafat, yaitu Pancasila, Kosmopolitanisme, dan Liberalisme di era modern yang penuh dengan dinamika dan kompleksitasnya menjadi semakin penting. Abstrak ini menggambarkan pentingnya ketiga sistem filsafat ini dalam menghadapi tantangan zaman yang berkembang pesat. Pertama, Pancasila, sebagai falsafah negara Indonesia, menegaskan nilai-nilai luhur dan cita-cita bersama dalam sebuah kerangka pemikiran yang terstruktur. Kedua, Kosmopolitanisme mengajak kita untuk memahami eksistensi manusia sebagai bagian dari komunitas global yang inklusif, menggarisbawahi nilai-nilai universalitas dan solidaritas. Ketiga, Liberalisme menekankan pentingnya kebebasan individu dalam mengembangkan potensi dan menjalani kehidupan tanpa campur tangan berlebihan dari pihak lain. Melalui pemahaman yang komprehensif terhadap ketiga sistem ini, mahasiswa dan pembaca akan mampu memperluas wawasan, memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai kemanusiaan, dan membentuk sikap serta perilaku yang sesuai dengan tuntutan zaman. Penulisan artikel ini bertujuan untuk merangkum pokok-pokok bahasan yang relevan dan menggugah pemikiran kritis serta refleksi dalam menghadapi kompleksitas dunia modern yang terus berkembang.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan KewarganegaraanArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
